4 Alasan Lansia Masih Perlu Minum Susu, Sini Cari Tahu!

Post a Comment

Ketika kita bicara tentang susu, pasti kebanyakan dari kita akan membayangkan anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Itu wajar, karena secara umum kebiasaan minum susu sangat lekat dengan anak-anak. Namun ternyata lansia juga masih perlu minum susu, lho.

susu untuk lansia

Merujuk pada rilis yang dikutip oleh KlikDokter melalui Medical News Today, pertumbuhan seseorang terjadi selama masa pubertas atau sekitar usia 20-21 tahun.

Wanita disebut mengalami pubertas lebih cepat dibandingkan pria, yaitu pada rentang usia 12-16 tahun.

Meski begitu, bukan berarti kita tidak bisa memaksimalkan pertumbuhan dengan baik.

Apalagi bagi orang-orang yang sudah memasuki masa lanjut usia (lansia), yaitu mereka yang sudah memasuki usia lebih dari 60 tahun. Di mana pada usia tersebut orang tua akan lebih banyak mengalami gangguan kesehatan.

Alasan Pentingnya Susu Bagi Lansia

Memasuki usia lanjut, orang tua sangat rentan sekali mengalami masalah kesehatan, seperti terganggunya indera penglihatan, mengalami gangguan pada jantung, mengalami diabetes dan beberapa jenis penyakit lainnya.

“Artikel ini ditulis berdasarkan informasi yang dirangkum melalui beberapa situs kesehatan terkemuka di Indonesia. Informasi yang diberikan berdasarkan rekomendasi pakar kesehatan yang sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.”

Meski sudah tidak mengalami masa pertumbuhan, beberapa masalah tersebut masih bisa diatasi dengan cara-cara tertentu. Misalnya dengan mengonsumsi susu untuk lansia sesuai dengan usia dan kebutuhan. 

Berikut beberapa alasan kenapa lansia masih perlu minum susu, yaitu:

1. Memperlambat Pengeroposan Tulang

Pada umumnya, susu mengandung Kalsium dan vitamin D. Kedua zat tersebut sangat berperan penting dalam membantu tulang menjadi lebih padat.

Dengan begitu, dapat mencegah terjadi pengeroposan tulang.

Segelas susu rendah lemak diklaim mengandung 306 mg Kalsium. Jumlah tersebut dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Kalsium kita dalam sehari. 

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan Kalium dalam susu juga sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Kalium merupakan salah satu zat yang berfungsi untuk mengatur tekanan darah dalam tubuh.

Sejumlah studi juga menyebut bahwa meningkatkan asupan Kalium dapat menurukan risiko penyakit jantung.

3. Mencegah Pengapuran Sendi

Menurut sebuah penelitian yang dirilis oleh Arthitis Care & Research, meminum susu secara rutin dapat mencegah pengapuran sendi (Ostoarthritis).

4. Mejaga Massa Otot

Kehilangan massa otot sangat sering terjadi pada lansia. Untungnya hal ini masih bisa diatasi dengan minum susu.

Rajin minum susu dapat membantu lansia untuk tetap mendapat asupan protein.

Meski begitu, hal ini juga perlu dibarengi dengan aktivitas fisik.

Rekomendasi Susu untuk Lansia

Saat ini ada beberapa jenis susu yang diperuntukkan khusus bagi lansia. Salah satunya Alene yang memang fokus pada upaya untuk menjaga kesehatan lansia.

Anlene membuktikan hal tersebut melalui produk susu mereka. Salah satunya Anlene Gold untuk lansia.

Susu Anlene Gold Plus sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang yang sudah berusia di atas 50 tahun. Kandungan dalam susu ini juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan para lansia.

Anlene Gold Plus mengandung 400 mg Sterols yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Selain itu susu ini juga mengandung 410 mg Potasium yang dapat membantu menjaga tekanan darah dalam tubuh.

Ada 3 varian ukuran susu Anlene Gold Plus, yaitu 250 gram, 650 gram, dan 900 gram.

Harga yang ditawarkan pun bervariasi dan bisa dibilang terjangkau. Untuk varian 650 gram, dijual dengan harga sekitar Rp75 ribu – Rp89 ribu rupiah.

Susu ini juga rendah lemak dan tidak memiliki kandungan gula tambahan. Sehingga sangat baik untuk menjaga kadar gula dalam darah dan membantu menjaga kesehatan orang tua.

Takaran Susu untuk Lansia

Mungkin banyak dari kamu yang masih bertanya-tanya tentang seberapa banyak susu yang harus dikonsumsi oleh lansia.

Menurut informasi yang kami himpun, belum ditemukan ketentuan pasti terkait jumlah atau takaran susu yang harus diminum oleh lansia.

Walau begitu, Kementerian Kesehatan RI seperti yang dikutip helloSEHAT menyebut orang yang berusia lebih dari 50 tahun memerlukan Kalium sebanyak 1000 mg/hari.

Kebutuhan tersebut tidak hanya bisa dipenuhi dengan minum susu secara rutin, tapi juga bisa diimbangi dengan konsumsi sayuran seperti brokoli, kale, dan bayam.

Hal yang Harus Diperhatikan pada Susu Lansia

Minum susu memang sangat baik untuk kesehatan lansia.

Namun ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan. Salah satunya kandungan gula dan lemak pada susu.

Kandungan gula yang tinggi pada susu dapat menyebabkan risiko diabetes pada orang tua.

Kandungan lemak pada susu juga dapat mengganggu kesehatan jantung dan mempengaruhi tekanan darah dalam tubuh.

Untuk itu, pastikan kamu memilih susu yang rendah gula dan lemak yang baik dikonsumsi untuk lansia. Kamu bisa gunakan jenis susu yang sudah direkomendasikan pada artikel ini.

Tapi kamu juga bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Kesimpulan

Pada akhirnya kita harus mengakui bahwa susu tidak melulu untuk anak-anak. Orang tua yang sudah memasuki usia lanjut juga sangat dianjurkan untuk terus mengonsumsi susu secara teratur.

Ada banyak manfaat susu bagi lansia, salah satunya untuk menjaga kesehatan jantung.

Susu memang baik untuk kesehatan, namun kita juga harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada susu tersebut.

Khusus bagi lansia, mengonsumsi susu dengan kandungan lemak yang sedikit serta kadar gula yang rendah, akan sangat membantu menjaga kesehatan.

Bahrul Ilmi
Blogger & SEO Content Writer. Partnership via email penulismunet@gmail.com.

Baca Juga Gaes!

Post a Comment