My Generation, Melihat Realita Remaja ‘Jaman Now’ Lewat Film

Softrickinfo.com. My Generation, Melihat Realita Remaja ‘Jaman Now’ Lewat Film – Setelah berhasil menggarap beberapa film layar lebar, IFI Sinema kembali menghadirkan sebuah film yang sangat dekat kehidupan kita saat ini. Bersama Upi sebagai Sutradara, IFI Sinema mencoba mengemas berbagai permasalahan remaja generasi millennial ke dalam sebuah film berjudul My Generation. Sebuah film yang akan menunjukkan kepada kita bagaimana anak muda ‘jaman now’ mengekspresikan berbagai masalah yang dialami akibat lingkungan sekitarnya, terutama di lingkungan keluarga, bersama orang tua.
My Generation, Melihat Realita Remaja ‘Jaman Now’ Lewat Film
My Generation Film. Doc. MB Communication
Film My Generation menceritakan tentang persahabatan empat orang anak SMU, yaitu Zeke, Konji, Suki, dan Orly. Mereka terpaksa tidak bisa liburan karena video yang mereka buat. Video tersebut viral di kalangan teman-teman sekolahnya dan membuat mereka berempat mendapat hukuman. Bagaimana tidak, video buatan mereka itu berisi tentang protes terhadap guru, sekolah dan orang tua mereka sendiri.

Upi, seperti dikutip melalui laman Viva News (18/10/2017) menyebutkan kalau generasi millenial saat ini memiliki karakter yang unik, dan itu menarik untuk diangkat menjadi sebuah film.

“Tak dipungkiri bergesernya gaya hidup modern akibat era digital melahirkan generasi millenials dengan karakter-karakter yang unik. Permasalahan yang dihadapi oleh generasi ini pun cukup kompleks dan menarik untuk diangkat," ucapnya.

Upi juga mengatakan dirinya ingin menyampaikan realitas remaja saat ini melalui film terbarunya itu.

"Di film ‘My Generation’ inilah, saya ingin memberi realita lebih dekat tentang kehidupan generasi millenials sehingga dapat menjadi catatan penting dalam mengetahui karakter mereka yang sesungguhnya. Film ini juga sangat menggambarkan generasi millenials yang sesungguhnya, sehingga dengan menyaksikan film ini, bagi mereka seperti aktivitas normal keseharian mereka," ungkapnya.

Walau sudah sering menghadirkan film-film keren seperti My Stupid Boss, 30 Hari Mencari Cinta, serta Realita, Cinta, dan Rock n Roll, dalam film terbaru ini Upi membawa bintang-bintang baru yang berbakat, seperti Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, dan Luthesa. Meski begitu, film ini juga ikut diramaikan dengan pemain senior seperti Joko Anwar, Surya Saputra, Ira Wibowo dan masih banyak lagi yang lainnya.

My Generation
My Generation. Doc. MB Communication
Hadirnya wajah-wajah baru dalam film My Generation ini bukan tanpa alasan yang kuat. Selain memiliki bakat berakting dan sesuai dengan karakter yang dimainkan, keempat pemain baru itu juga digadang-gadang untuk menjadi generasi penerus di industri perfilman tanah air.

“Untuk film terbaru ‘My Generation’ ini kami ingin mengangkat talent-talent fresh yang nantinya akan menjadi the next generation dari industri film tanah air. Meskipun pemain baru, namun kami melihat bahwa ke-4 pemain utama di film bergenre remaja ini telah memiliki modal dasar yang cukup untuk diasah dan memang benar selama proses shooting yang telah berlangsung, ke-4 pemain muda belia ini telah menunjukkan kemampuan akting diluar dugaan, sesuai dengan karakter yang ingin kami bangun. Untuk itu kami bangga dapat menemukan bakat-bakat baru di industri film dan berharap di tangan mereka lah, the rising stars, nantinya film Indonesia semakin berbobot kualitas akting pemainnya,” jelas Adi Sumarjono selaku produser IFI Sinema.

Keempat pemain tersebut memiliki masalahnya masing-masing. Liburan yang terkesan biasa-biasa saja ternyata malah membuat mereka mengalami kejadian-kejadian dan petualangan seru yang menjadi pelajaran berarti bagi kehidupan mereka.

Orly, seorang perempuan yang kritis, pintar, berprinsip, dan ia sedang mengalami masa dimana dirinya harus dihdapakan dengan masalah kesetaraan gender serta hal-hal lain yang melabeli kaum perempuan. Salah satunya adalah tentang keperawanan. Di sisi lain, Orly juga sedang bermasalah dengan ibunya yang seorang single parent dan memiliki hubungan khusus dengan seorang lelaki yang usianya jauh lebih muda.

Suki, sosok perempuan yang paling cool diantara teman-temannya. Ia mencoba menyembunyikan masalah krisis kepercayaan diri yang dihadapinya selama ini, namun hal yang ia sembunyikan itu malah semakin membesar saat orang tuanya justru selalu berpikiran negatif terhadap Suki.

Konji, pemuda polos dan naif, yang sedang dilema dengan masa pubertasnya. Konji merasa tertekan dengan aturan yang diberikan oleh orang tuanya yang kolot dan over protective. Hingga akhirnya Konji mengalami sebuah peristiwa yang membuatnya shock, dan membuat kepercayaan terhadap kedua orang tuanya hilang. Ia malah mempertanyakan sikap kedua orang tuanya yang dianggap berlawanan dengan semua aturan yang mereka berlakukan kepada Konji.

Zeke, pemuda yang easy going dan sangat loyal terhadap teman-temannya. Tapi ternyata ia juga memiliki masalah yang tak kalah rumit. Ia merasa kedua orang tuanya tidak mencintainya dan tak menginginkan kehadirannya. Untuk mengatasi masalah itu dan menyembuhkan luka masa lalu yang dialaminya, Zeke berusaha untuk menghadapi kedua orang tuanya dan menjalin kembali komunikasi yang sempat terputus antara mereka.

Penasaran seperti apa film yang akan mendekatkan anak dan orang tua ini? Tonton filmnya di Bioskop kesayangan mulai 9 November 2017 nanti. Akan lebih bagus lagi kalo nontonnya bersama keluarga. Sebab film ini akan mengajarkan kita bagaimana untuk saling memahami satu sama lain. Mencoba mengerti bagaimana remaja saat ini, dan mencoba mengikuti kemuan orang tua tanpa harus ada yang disakiti.

Sebelum nonton filmnya, lihat dulu Official Teaser My Generation berikut ini.


Share on Google Plus

Tentang Bahrul Ilmi

Seorang Content Writer Pontianak yang masih dalam proses menimba ilmu, juga sedang mengembangkan sebuah usaha bernama #Pontiwriter. Bergerak di bidang penulisan konten. Menerima orderan artikel dengan tema teknologi dan gadget. Hubungi saya melalui email di gbygoober@gmail.com.

0 comments:

Post a Comment

Baca sebelum berkomentar

1. Berkomentar menggunakan akun dari layanan yang telah tersedia.
2. Untuk mengetahui balasan komentar silahkan klik "Subscribe by email" sebelum mempublikasikan komentar.
3. Jangan menaruh link di dalam komentar.
4. Gunakan fitur Name/Url dengan baik.
5. Jangan gunakan nama 'anonim'.

IBX58BE408137C57